Bank Indonesia Resmi Buka Program SERAMBI 2026: Penukaran Uang Baru Lebaran Dimulai Hari Ini
Jakarta — Bank Indonesia (BI) secara resmi membuka program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 pada hari ini, Jumat (13/2/2026). Program tahunan yang sangat dinantikan masyarakat ini bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Maret mendatang.
Melalui program SERAMBI, masyarakat dapat menukarkan uang lama dengan pecahan baru yang umumnya digunakan untuk tradisi “salam tempel” atau pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga dan kerabat. Layanan ini akan berlangsung hingga tanggal 15 Maret 2026 di seluruh Satuan Kerja Kas Bank Indonesia di berbagai daerah.
Seluruh proses pemesanan dilakukan secara daring melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses di laman resmi pintar.bi.go.id. Bank Indonesia menegaskan bahwa layanan penukaran melalui Kas Keliling tidak melayani masyarakat yang datang langsung tanpa pemesanan atau yang biasa disebut go-show. Kebijakan ini diterapkan demi menjamin kenyamanan, keamanan, serta pemerataan distribusi uang baru.
Jadwal Pemesanan Periode Pertama
Berikut jadwal pemesanan yang telah ditetapkan Bank Indonesia untuk periode pertama program SERAMBI 2026:
- Pulau Jawa: 13 Februari 2026, pukul 14.00 WIB
- Luar Pulau Jawa: 14 Februari 2026, pukul 08.00 WIB
- Penukaran fisik: 18–27 Februari 2026 di lokasi Kas Keliling
- Batas maksimal: Rp 4.000.000 – Rp 4.300.000 per orang (satu NIK)
Cara Pemesanan Melalui Aplikasi PINTAR
Bagi masyarakat yang hendak menukarkan uang baru, langkah pertama adalah mengakses laman pintar.bi.go.id melalui peramban. Apabila trafik sedang tinggi, sistem akan menempatkan pengguna dalam ruang tunggu virtual (waiting room) yang menampilkan estimasi waktu secara langsung. Setelah berhasil masuk, pengguna memilih menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling”, lalu menentukan provinsi dan lokasi kas keliling yang dikehendaki.
Selanjutnya, masyarakat mengisi data diri berupa NIK dan nama lengkap sesuai KTP, serta memasukkan nomor telepon dan alamat surel aktif. Setelah memilih nominal pecahan yang ingin ditukar dan mengisi kode captcha, pengguna dapat mengunduh bukti pemesanan yang wajib ditunjukkan saat penukaran fisik berlangsung.
Jalur Alternatif: Kantor Cabang Bank Umum
Selain melalui Kas Keliling BI, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penukaran di kantor cabang bank umum yang bekerja sama dengan Bank Indonesia. Beberapa bank besar seperti BRI, BCA, BNI, dan Bank Mandiri menyediakan layanan serupa, biasanya tersedia sekitar dua minggu menjelang Lebaran. Prosedur di bank umum relatif lebih sederhana — cukup membawa KTP asli dan uang yang akan ditukar, kemudian datang pada jam operasional kantor cabang.
Perlu dicatat bahwa masing-masing bank memiliki kebijakan sendiri terkait kuota harian dan pecahan yang tersedia. Masyarakat disarankan untuk datang pada pagi hari guna menghindari kehabisan kuota, mengingat permintaan biasanya sangat tinggi pada pekan-pekan terakhir menjelang Idulfitri.
Waspadai Praktik Penukaran Ilegal
Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk menghindari jasa penukaran uang ilegal yang kerap bermunculan di pinggir jalan menjelang Lebaran. Selain berisiko mendapatkan uang palsu atau jumlah yang tidak sesuai, para pelaku jasa ilegal umumnya mematok biaya potongan yang cukup besar. Layanan resmi melalui program SERAMBI dan perbankan dijamin gratis, aman, serta terpercaya.
Dengan dibukanya program SERAMBI 2026, Bank Indonesia berharap kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru untuk tradisi Lebaran dapat terpenuhi secara tertib dan merata. Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR sebelum kuota penukaran habis, serta memantau informasi terbaru melalui akun resmi Bank Indonesia di media sosial.