22 April 2024

Chhattisgarh: Naxals membunuh penduduk desa di distrik Narayanpur karena dicurigai "informan polisi"

2 min read

Seorang pria diduga dibunuh oleh Naxalite karena dicurigai sebagai informan polisi di distrik Narayanpur Chhattisgarh, kata polisi pada Minggu. Menurut Asisten Inspektur Polisi (ASP) Narayanpur Hemsagar Sidar, Naxal membunuh seorang pria desa setelah mencurigainya sebagai informan polisi di Desa Rohtad di distrik Narayanpur.

A lire également : Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut yang mengancam rumah di Pulau Sumatera, Indonesia

Lebih lanjut ASP menginformasikan bahwa informasi mengenai kejadian tersebut diterima oleh polisi di batas kantor polisi Chhotedongar di distrik Narayanpur. “Informasi diterima di Chhotedongar di bawah distrik Narayanpur, bahwa Naxals membunuh seseorang bernama Sukka Singh Kachalam di desa Rohtad kemarin larut malam. Dalam hal ini, polisi memverifikasi informasi tersebut, dan setelah verifikasi, diverifikasi bahwa Sukka Singh Kachalam dibunuh oleh Naxalites setelah mereka membawanya ke hutan Rohtad larut malam,” kata ASP.

Pejabat lebih lanjut mengatakan bahwa dalam hal ini, sebuah pamflet yang dikeluarkan oleh Naxals dari Komite Area Amdai dari CPI (Maois) terlarang juga ditemukan di dekat lokasi kejadian di mana Naxals menuduh Sukka Singh bertindak sebagai agen untuk mengirim penduduk desa keluar dan menuduhnya sebagai informan polisi. Pejabat tersebut juga mengatakan bahwa proses post-mortem dari almarhum telah selesai dan sebuah kasus telah didaftarkan terhadap Naxals di kantor polisi Chhotedongar.

Dans le meme genre : BSF menyita biskuit emas senilai Rs 3,12 crore dari truk di perbatasan Bangladesh

ASP menyatakan, “Opsi kematian almarhum telah selesai dan sebuah kasus telah didaftarkan terhadap Naxals di kantor polisi Chhotedongar di bawah berbagai bagian Undang-Undang Senjata dan Undang-Undang Kegiatan (Pencegahan) Melanggar Hukum.” Badan Investigasi Nasional (NIA) menangkap dua kader Naxal, termasuk seorang wanita, sehubungan dengan pertemuan yang terjadi pada tahun 2019 di dekat desa Tiriya di Chhattisgarh yang merenggut nyawa enam Naxal dan satu warga sipil, kata badan tersebut pada hari Sabtu.

Terdakwa yang ditangkap, diidentifikasi sebagai Kandula Sirisha alias Sirisha alias Padmakka dan Duddu Prabhakar alias Duddu alias Ajay bekerja untuk berbagai organisasi frontal CPI (Maois) atau Naxal, kata NIA. Keduanya ditangkap pada hari Jumat setelah penyelidikan ekstensif dan operasi pencarian, sehingga jumlah total penangkapan dalam kasus pertemuan Tiriya (juga dikenal sebagai kasus RK Dairy) menjadi enam. (ANI)

(Cerita ini belum diedit oleh staf dan dihasilkan secara otomatis dari umpan sindikasi.)