20 Juni 2024

Idola Murugan dari kuil era Pallava kemudian di Tamil Nadu dilacak ke AS setelah 23 tahun

2 min read

Idola Dewa Murugan (Subrahmanya), yang diduga dicuri dari sebuah kuil era Pallava di desa Thachur di distrik Kallakurichi Tamil Nadu, telah dilacak ke AS setelah 23 tahun, kata CID Idol Wing negara bagian pada hari Jumat. Polisi menguatkannya dengan daftar idola yang disita tersedia dengan Homeland Security Investigations (HSI), badan investigasi utama Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang bertanggung jawab untuk menyelidiki kejahatan dan ancaman transnasional. ”Investigasi rinci sedang dilakukan dalam hal ini. Setelah mendapatkan daftar berhala yang dicuri dari HSI-USA, tindakan akan diambil untuk mengambil kembali batu berhala Lord Murugan melalui Mutual Legal Assistance Treaty (MLAT) ke negara kita,” Dirjen Polisi Tambahan, Idol Wing CID, Shailesh kata Kumar Yadav.

Avez-vous vu cela : Italia menyetujui keputusan untuk mengambil hingga 20% saham di jaringan Telecom Italia

Pada tanggal 3 Agustus, seorang Periyasamy Udaiyar dari desa Thachur mengajukan keluhan kepada Polisi Idol Wing yang mengklaim bahwa berhala Dewa Murugan dalam posisi berdiri telah dicuri pada tahun 2000 dari kuil milik abad ke-7 atau ke-8 (kemudian periode Pallava) yang terletak di desa Thachur. Sepertinya tidak ada keluhan yang diajukan pada saat pencurian 23 tahun yang lalu. Dia menuduh bahwa kuil tersebut dihancurkan selama invasi asing oleh Malik Kafur dan oleh raja Mughal tetapi kemudian dibangkitkan. “Ada 13 patung batu dewa di kuil dan umat mulai menyembahnya sejak tahun 1998 dan seterusnya,” katanya dalam pengaduannya, kata polisi mengutipnya dalam sebuah rilis. Berhala Wisnu, Sridevi dan Boodevi ditemukan dan diserahkan ke kuil Ullundurpettai Sri Adikesava Perumal baru-baru ini oleh sayap Idola, kata ADGP Yadav dalam rilisnya. Kapolsek S Sakthi Ganesan, Wakapolsek G Balamurugan dan KPS Devaraj, serta DSP Zona Utara U Muthuraja menjadi bagian dari tim yang menelusuri patung tersebut.

(Cerita ini belum diedit oleh staf dan dihasilkan secara otomatis dari umpan sindikasi.)

A lire aussi : Lubang hitam terus 'bersendawa' pada bintang yang mereka hancurkan bertahun-tahun sebelumnya, dan para astronom tidak mengetahui alasannya